Resep Kue Ketan Lapis Sarikaya untuk Camilan Anda

In CategoryResep
Byadmin

Ketan yang lembut, gurih dan kenyal-kenyal legit ini bisa menjadi camilan Anda di sore hari. Enak dikunyah sambil menghirup teh atau kopi pahit. Simak resepnya di sini, seperti dirangkum dari detikfood.
143538_kueketan
Bahan:
250 g ketan putih, cuci, tiriskan
1 lembar daun pandan, potong-potong
300 ml santan
½ sdt garam
1 sdm gula pasir
Lapisan:
6 butir telur ayam
2 sdm air daun pandan suji
150 g gula pasir
50 g tepung beras
300 ml santan

Cara membuat:
Kukus ketan bersama daun pandan dalam kukusan panas hingga setengah matang. Angkat.
Campur santan dengan garam dan gula.
Tuang ke dalam ketan panas, aduk-aduk hingga rata.
Kukus kembali hingga matang. Angkat.
Saat masih panas, ratakan dalam loyang.
Lapisan: Kocok telur bersama daun suji, gula dan tepung beras hingga rata.
Tambahkan santan, aduk rata.
Tuang ke dalam loyang berisi ketan.
Kukus dalam kukusan panas selama 30 menit. Angkat dan dinginkan.
Potong-potong. Sajikan.

Untuk 16 potong

Pusar Bayi Ditindih Koin Agar Tidak Bodong, Mitos atau Fakta?

In CategoryAnak
Byadmin

Orang tua akan melakukan apapun demi ‘kesempurnaan’ anak. Soal pusar pun menjadi hal yang dipikirkan orang tua. Demi tidak ingin melihat anaknya berpusar bodong, maka pusar bayinya pun ditindih dengan koin. Namun benarkah cara ini manjur?

Bodong atau Hernia umbicalis adalah suatu kondisi di mana bentuk pusar menonjol dari perut. Tonjolannya bisa mencapai diameter 5 cm. Demikian dikutip dari buku ‘Rahasia Ibu Pintar’ yang karya Nini Umi Nazwa dan ditulis detikHealth pada Rabu (8/5/2013).

Apa kata dokter soal menindih pusar bayi dengan koin? Menurut dokter anak yang berpraktik di RSCM dan RS Hermina Bekasi, dr Piprim Basarah Yanuarso SpA (K), menutup pusar dengan koin yang dililit kasa steril tidaklah dilarang. Namun bukan berarti jika tidak ditutup koin maka pusar bayi menjadi bodong.

“Saat ini kebanyakan orang tetap menutup pusar bayi, namun lebih baik gunakan plester saja. Penggunaan koin yang penting dilakukan dengan menggunakan kasa steril juga, agar koin tidak bersentuhan langsung dengan pusar bayi,” terang dr Piprim.

Dia menambahkan pemakaian plester ini biasanya dilakukan hingga usia anak mencapai 2 tahun.

Sementara itu Nini dalam bukunya menyebut pada dasarnya ada bayi yang sejak lahir punya ‘bakat’ bodong lantaran ‘jendela’ ke pusarnya belum menutup sempurna saat ia lahir. Jika kondisinya seperti ini, maka menaruh koin di pusar bayi tidak akan membantu,

Dijelaskan Nini, tali pusar pada bayi umumnya akan terlepas ketika anak berusia 5 hari. Namun hal ini tergantung kondisi masing-masing anak. Perawatan tali pusar tidak bisa asal-asalan karena bisa mengakibatkan infeksi.

IP : 23.22.76.170