Khasiat dan Manfaat Rumput Teki untuk Kita

by 2:30 PM 0 comments





Rumput teki merupakan salah satu dari sekian banyak tanaman liar yang seringkali hanya dianggap sebagai tanaman tak berguna dan pengganggu. Padahal, ada banyak sekali kandungan manfaat yang terdapat pada tanaman ini. Di India dan Cina, tanaman rumput teki ini telah sering dimanfaatkan sebagai ramuan obat alami, tetapi sayangnya di Indonesia masih jarang ada orang yang memanfaatkannya. Menurut beberapa penelitian yang pernah dilakukan oleh para ahli, rumput teki ternyata memiliki banyak kandungan zat yang bermanfaat untuk kesehatan anda.

Rumput teki memiliki bahasa latin Cyperus rotundus merupakan tumbuhan yang dapat hidup sepanjang tahun. Teki dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian antara 10-75 cm. Rumput teki merupakan tumbuhan liar yang mudah kita temui, biasanya tumbuh di kebun, ladang, sawah, pekarangan rumah, pinggir jalan, dan lahan-lahan kosong. Rumput teki dapat tumbuh dengan baik pada dataran dengan ketinggian 1000 meter dari permukaan laut.

Kandungan Akar Teki

Akar teki mengandung beberapa zat gizi walaupun dalam jumlah sedikit seperti lemak, gula, karbohidrat, serat, amilum, alkaloid dan mineral kalsium, magnesium dan mangan. Selain itu mengandung fitokimia flavonoid, tanin, saponin Patchoulenone, Pektin, Polifenol, Rotundene, Rotundenol, Rotundone, Selinatriene , sitosterol, stearat asam, Sugeonol, dan Sugetriol. Terdapat zat kimia yang utama yaitu sesquiterpene yang memiliki nilai medis sangat baik.

Manfaat Rumput Teki bagi Kesehatan

Mengobati keputihan

Umbi rumput teki juga berkhasiat dalam mengobati beberapa jenis penyakit termasuk keputiham, haid tidak teratur, menyembuhkan keputihan, sebagai obat penenang, melancarkan buang air besar, dan mempercepat pembekuan darah pada luka. Caranya yaitu dengan meminum air rebusan umbi rumput teki.

Obat kencing batu.

Dalam mengobati kencing batu atau busung air, umbi rumput teki bisa digunakan. Caranya yaitu dengan menggrepek umbi rumput ini dan kemudian diseduh dengan air panas dan diminum.

Mengatasi Menstruasi yang Tidak Teratur

Peneliti telah melakukan serangkaian percobaan untuk mengetahui mengapa umbi (rimpang) dari rumput teki ini banyak digunakan oleh masyarakat di berbagai daerah di banyak negara untuk mengatasi masalah datang bulan yang tidak teratur. Mereka mencoba efek dari minyak menguap (minyak atsiri)  dari umbi rumput ini yang diberikan secara injeksi (suntikan sub kutan)  pada daerah vagina dari hewan coba tikus betina. Dari hasil percobaan  diperoleh, bahwa ternyata minyak menguap ini mempunyai efek esterogenik (sedang). Senyawa dari minyak menguap yang paling memberikan khasiat adalah cyperene I. Senyawa ini dipercayai akan menjadi senyawa proesterogen yang memperlihatkan biaoaktivitas tinggi setelah terjadi biotransformasi. Efek esterogenik inilah yang dipercaya menjadi dasar penting bagi penggunaan rumput teki pada pengobatan untuk mengatasi masalah haid yang tidak teratur pada kaum wanita.

Sebagai Penghilang Rasa Sakit dan Mengatasi Demam

Kegunaan lain secara tradisional dari rumput teki ini adalah untuk mengobati panas ( penurun demam)  dan juga sebagai penghilang rasa sakit. Untuk melihat efektifitas tanaman ini dalam menurunkan panas, peneliti telah mencoba dengan memberikan ekstrak etanol dari umbi rumput teki pada tikus yang telah dibuat demam terlebih dahulu. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa kemanjuran dari ekstrak tanaman ini ternyata 6 kali lipat dibandingkan dengan obat modern natrium salisilat. Kemudian dari penelitian untuk mengetahui efek analgesik (penghilang rasa sakit) digunakan  mencit yang disuntik dengan ekstrak etanol dari umbi(rimpang)  tanaman ini. Ternyata efek penghilang rasa sakit dari senyawa triterpen IV B yang dipunyai tanaman ini pada 5 mg/Kg BB mencit sebanding dengan pemberian obat modern penghilang rasa sakit yaitu asam asetilsalisilat pada dosis 30 mg/kg BB mencit. Berdasarkan uraian diatas , penggunaan secara tradisional tanaman ini dalam mengatasi rasa sakit yang menyerang dikala menstruasi dapat dimengerti secara ilmiah.
         
Obat pereda luka

Ternyata, rumput teki juga bermanfaat sebagai obat pereda rasa sakit pada luka. Caranya memanfaatkannya pun mudah. Yaitu, bersihkanlah rumput yang telah dipilih dan tumbuklah secara kasar saja. Kemudian, balurkan rumput yang telah ditumbuk tadi bagi bagian yang terluka. Tunggu hingga luka mengering.

Sebagai obat anti nyamuk

Anda sudah kesal dengan gigitan nyamuk, dan kesal dengan banyaknya nyamuk yang berkeliaran? Kalau begitu cobalah untuk membuat pasta dari umbi dan juga daun dari rumput teki. Dengan menggunakan umbi dan juga daun dari rumput teki, maka nyamuk yang berkeliaran di sekitar anda dapat teratasi, karena nyamuk tidak senang dengan rumput teki, sehingga akan efektif sebagai salah satu obat nyamuk alami.


Keamanan Penggunaan Rumput teki

Tanaman ini dapat dikategorikan mempunyai profile toksisitas yang rendah. Pada percobaan dengan menggunakan ekstrak etanol dari umbi tanaman ini yang diberikan secara injeksi intraperitonial pada hewan coba mencit diketahui dosis kematian mencit terjadi pada 1500 mg/kg BB. Sedangkan dosis kematian dari mencit yang diinjeksi secara intraperitonial senyawa aktif triterpen IV B ( salah satu senyawa aktif yang dipunyai umbi rumput teki) yang mempunyai efek anti radang dan penghilang rasa sakit adalah 50 mg/kg BB.

Efek samping pemakain tanaman ini jarang terjadi. Hanya berdasarkan pengalaman dari para herbalis di negara Cina, bagi para penderita yang mempunyai vital energi rendah harus lebih berhati-hati. Dalam beberapa kasus, dijumpai pula terjadi konstipasi (sembelit) serta penurunan dari tekanan darah.
         

bujang udik

Content Writer

Seorang Nubie di dunia blogging. yang suka berbagi ilmu pengetahuan dengan sesama.

0 comments:

Post a Comment