Semua wanita yang sedang hamil akan menjalani tes untuk mengetahui apakah dia menderita diabetes selama kehamilan. bagi ibu hamil yang usianya sudah lebih dari 35 tahun atau kelebihan berat badan, atau memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes sebaiknya di tes lebih awal dan lebih teratur.
Apa sih diabetes kehamilan itu?
Diabetes kehamilan (gestational diabetes) adalah satu jenis penyakit diabetes dimana tubuh tidak mampu memproduksi jumlah insulin secara proporsional untuk memasok gula dalam darah selama masa kehamilan. hal ini juga disebut sebagai glukosa intoleransi atau karbohidrat intoleransi.
Tanda dan gejala-gejalanya antara lain :
- kadar gula terdapat pada urin
- haus yang berlebihan
- sering berkemih
- merasa pusing
- keringat berlebihan
- sering mengalami infeksi kandung kemih, infeksi vagina dan infeksi kulit.
- penglihatan sering berkunang-kunang atau mendadak kabur
Apa yang harus di lakukan selama menjalani tes?
Dokter biasanya akan memberi anda cairan manis untuk di minum satu jam sebelum darah anda di ambil. satu jam kemudian akan di tes hasil urin anda apakah ada kandungan protein di dalamnya cukup tinggi atau tidak. mungkin juga anda di minta untuk berpuasa beberapa jam sebelum di lakukan tes urin.
Jika saya mengidap diabetes kehamilan, tindakan apa yang perlu di lakukan?
Bagian terpenting dari pengobatan diabetes kehamilan adalah mengontrol secara teratur kadar gula darah anda. ada beberapa hal dimana anda dan dokter anda dapat melakukan hal untuk mengontrol kadar gula darah dan membuatnya tetap aman dan kadarnya tetap bisa normal stabil yaitu antara lain :
- mengawasi secara ketat kondisi anda dan kandungan anda
- memonitor sendiri kadar gula darah anda.
- jika perlu dilakukan terapi insulin
- menjaga menu makanan dan olah raga
- laporan dari penelitian terakhir menyebutkan jika anda pernah mengalami diabetes kehamilan harus waspada akan berkembang menjadi diabetes type II seumur hidup anda selanjutnya.
Apakah ada yang harus saya takutkan?
jika diabetes kehamilan ini didiagnosa dan dirawat secara efektif, maka akan sedikit terjadinya komplikasi, jika diabetes kehamilan ini tidak di rawat dengan benar, maka efeknya bukan hanya kepada ibunya melainkan juga kepada bayi yang di kandungnya. termasuk antara lain :
- berat badan bayi terlalu besar
- lahir prematur
- meningkatnya resiko dilahirkan dengan cara bedah caesar
- meningkatnya resiko kematian pada janin atau sesaat setelah melahirkan.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.


